Sebelumnya aku mau bilang ma kasih buat my princes yg udah memberikan semangat dan kehidupan yg indah dalam hidupku meski itu hanya sementara, tp itu merupakan kenangan terindah yang ga kan mudah utk dilupakan. mungkin ga seharusnya aku nulis kisah ini di blog ini, aku cuma mau dia tau bahwa sampai detik ini aku masih cinta dan sayang sama seperti dulu.
Bagi sebagian orang mungkin menganggap cinta ini salah, cinta ini ga seharusnya terjadi. tapi aku pernah dengar dari seseorang "biarkan cinta yang memilih kita, bukan kita yang memilih cinta". Tapi bagi kami cinta ini indah,cinta ini tulus, walau kami juga sebenarnya tahu bahwa cinta ini akan sulit untuk di jalani bahkan untuk dipertahankan. Yang aku tahu saat itu, aku cuma mau menjalani hari-hari ini bersama orang yang aku sayang meski nantinya akan sakit saat harus berpisah.
Saat kita sama-sama yakin untuk mencoba menjalin hubungan lebih dari sekedar teman, dengan semua konsekuensi dan resikonya, aku yakin bisa jalani ini semua. Walau sejujurnya aku takut, aku takut membuat dia kecewa atau menyakitinya. Karna kita terlalu banyak perbedaan, beda usia, beda keyakinan, status, ras, tp saat jika ku lihat matanya aku yakin dia tulus menyayangiku.
Kita jalani hubungan ini baik-baik aja, ga pernah ada masalah serius meski kita banyak perbedaan. hari-hari ini begitu indah, karna ada seseorang yang setiap detik aku ingat dan selalu sayang ama aku. Baru bangun tidur yang sebelumnya diinget langsung ke kamar mandi, klo sekarang langsung cari hp buat sekedar sms dan ucapin "selamat pagi sayang, tidurnya nyenyak ga?? semalem mimpiin aku ga?". Mungkin benar kata orang "klo udah lagi jatuh cinta dunia milik berdua, yang lain ngontrak. pada susah lagi bayar bulanannya" hehe. Ga banyak orang tahu tentang hubungan ini, tp aku tetap merasa bahagia jalani ini semua.
Hingga sampai suatu saat, tepatnya 48 hari setelah kita jadian dia minta untuk ga lanjutin hubungan ini lagi. aku ga tau harus bilang apa, yang jelas saat itu perasaan ku ga karuan, sedih, sakit. Tapi aku berusaha menghormati keputusannya. meski hati ini sebenarnya hancur, ga punya semangat lagi, rasanya semuanya dah ga berarti lagi. Harus aku akui mungkin aku udah terlalu sayang, sampai aku ga mau pisah. belum sembuh hati ini untuk bisa menerima keadaan pisah dari dia, skrng dia tambah susah di hubungi, jangankan telpon untuk sekedar sms aja rasanya jarang banget. sampai akhirnya dia bilang lagi di kenalin ama seseorang. wah tambah kacau perasaan ini, mungkin seseorang itu emang yang terbaik buat dia. aku cuma bisa berharap kamu bisa bahagia dg orang itu meski sejujurnya hati ini ga bisa terima dan sakit.
Bagi sebagian orang mungkin menganggap cinta ini salah, cinta ini ga seharusnya terjadi. tapi aku pernah dengar dari seseorang "biarkan cinta yang memilih kita, bukan kita yang memilih cinta". Tapi bagi kami cinta ini indah,cinta ini tulus, walau kami juga sebenarnya tahu bahwa cinta ini akan sulit untuk di jalani bahkan untuk dipertahankan. Yang aku tahu saat itu, aku cuma mau menjalani hari-hari ini bersama orang yang aku sayang meski nantinya akan sakit saat harus berpisah.
Saat kita sama-sama yakin untuk mencoba menjalin hubungan lebih dari sekedar teman, dengan semua konsekuensi dan resikonya, aku yakin bisa jalani ini semua. Walau sejujurnya aku takut, aku takut membuat dia kecewa atau menyakitinya. Karna kita terlalu banyak perbedaan, beda usia, beda keyakinan, status, ras, tp saat jika ku lihat matanya aku yakin dia tulus menyayangiku.
Kita jalani hubungan ini baik-baik aja, ga pernah ada masalah serius meski kita banyak perbedaan. hari-hari ini begitu indah, karna ada seseorang yang setiap detik aku ingat dan selalu sayang ama aku. Baru bangun tidur yang sebelumnya diinget langsung ke kamar mandi, klo sekarang langsung cari hp buat sekedar sms dan ucapin "selamat pagi sayang, tidurnya nyenyak ga?? semalem mimpiin aku ga?". Mungkin benar kata orang "klo udah lagi jatuh cinta dunia milik berdua, yang lain ngontrak. pada susah lagi bayar bulanannya" hehe. Ga banyak orang tahu tentang hubungan ini, tp aku tetap merasa bahagia jalani ini semua.
Hingga sampai suatu saat, tepatnya 48 hari setelah kita jadian dia minta untuk ga lanjutin hubungan ini lagi. aku ga tau harus bilang apa, yang jelas saat itu perasaan ku ga karuan, sedih, sakit. Tapi aku berusaha menghormati keputusannya. meski hati ini sebenarnya hancur, ga punya semangat lagi, rasanya semuanya dah ga berarti lagi. Harus aku akui mungkin aku udah terlalu sayang, sampai aku ga mau pisah. belum sembuh hati ini untuk bisa menerima keadaan pisah dari dia, skrng dia tambah susah di hubungi, jangankan telpon untuk sekedar sms aja rasanya jarang banget. sampai akhirnya dia bilang lagi di kenalin ama seseorang. wah tambah kacau perasaan ini, mungkin seseorang itu emang yang terbaik buat dia. aku cuma bisa berharap kamu bisa bahagia dg orang itu meski sejujurnya hati ini ga bisa terima dan sakit.
0 komentar:
Poskan Komentar