Sekilas Info

Loading...

Jumat, 09 Juli 2010

Gratis sepanjang masa

Suatu sore,seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Kemudian sang ibu membacanya dan isi tulisannya adalah :
Untuk memotong rumput Rp.5.000
Untuk membersihkan kamar minggu ini Rp.5.000
Untuk pergi ke toko di suruh ibu Rp.3.000
Untuk menjaga adik sewaktu ibu belanja Rp.5.000
Untuk membuang sampah Rp.1.000
Untuk nilai yang bagus Rp.3.000
Untuk membersihkan dan menyapu halaman Rp.3.000
Jadi hutang ibu adalah Rp.25.000

Sang ibu memandangi anaknya dengan wajah penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu. Lalu ia mengambil pena,membalikkan kertasnya dan ia menulis :
Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis
Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis
Untuk membawa dan mengobati kamu ke dokter saat kamu sakit serta mendoakan kamu, gratis
Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu, gratis
Untuk semua mainan,makanan dan minuman untuk kamu, gratis
Jika semua dijumlahkan maka harga cinta ibu kepada kamu adalah gratis.

Seusai membaca apa yang dituliskan ibunya, sang anak pun berlinang air mata dan menatap wajah ibunya, dan berkata "Bu,aku sayang sekali sama ibu". Ia pun mendekap ibunya, sang ibu tersenyum sambil mencium rambut buah hatinya "ibu pun sayang kamu nak".

Kemudian sang anak mengambil pena dan menulis kata dengan huruf-huruf yang besar, ia menuliskan kata LUNAS.

~~~

Seberapapun jasa yang telah kita berikan kepada ibu, seberapapun uang yang kita dapatkan dan kita berikan kepada beliau, seberapa banyak liter keringat kerja kita untuk beliau, tidak akan pernah dapat mengganti kasih sayang seorang ibu. Dapatkah kita menukar jasa-jasa beliau dengan materi? menukar dengan bilangan angka? atau serangkaian kata ucapan terima kasih?? sama sekali tak akan pernah bisa. Oleh karenanya,marilah kita sama-sama berbuat baik kepada beliau, sayangilah beliau, cintailah beliau, dan doakanlah beliau.

Kita beruntung masih di beri kesempatan untuk mencium tangannya, mencium pipinya, memijit kakinya, membuatkan minuman untuknya, dan menunjukkan sayang kita kepada beliau. Semoga kita dapat terus melayani beliau di dunia maupun di surga nanti. Amin.






0 komentar:

Poskan Komentar